Upaya Ratakan Kualitas Pendidikan di Pringsewu, Komisi X DPR RI dan Kemendikbudristek Lakukan Ini

Rotasi.id – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Komisi X DPR RI terus berupaya mendorong pemerataan kualitas pendidikan di Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Kadafi, pelaksana tugas (plt) Direktur Sekolah Menengah Pertama, I Nyoman Rudi Kurniawan, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu, Budi Heryanto usai menghadiri Workshop pendidikan pemanfaatan platform merdeka mengajar (PMM) di Ballroom Hotel Novotel, Senin (21/11/2022).

Muhammad Kadafi mengatakan, terus berupaya mendorong kemudahan siswa-siswi bukan hanya mengakses belajar di kelas, tetapi di luar kelas dengan program merdeka belajar.

BACA JUGA :  Ikuti Proses Coklit Pemilu 2024, Muhammad Kadafi Bilang Begini

“Kita mendorong pengembangan Soft dan Hard Skill dengan pemerataan kualitas pendidikan serta meningkatkan secara bersama,” ujar Kadafi.

Menurut dia, tantangan saat ini bagaimana meningkatkan tenaga pendidik atau guru dalam hal ini agar mengajarkan anak didik lebih siap terjun ke masyarakat.

“Melalui platform ini disediakan tahapan sesuai jenjang pendidikan sesuai ,” ujar dia.

Sementara, Plt Direktur SMP, I Nyoman Rudi Kurniawan juga mendukung pemerataan kualitas di Indonesia khususnya di Pringsewu, Provinsi Lampung.

BACA JUGA :  Nadiem Makarim : Kuota Bantuan Internet Cair September, Berikut Jadwal dan Besarannya

Ia menyebutkan, kendala-kendala yang ada saat ini seperti Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) akan diberikan bantuan Kemendikbudristek.

“Bantuan akan diberikan ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, seperti 15 laptop dan proyektor,”

Tak lupa, ia berharap melalui bantuan tersebut maka akan ikut serta meningkatkan kualitas dalam menunjang kegiatan belajar mengajar.

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu, Budi Heryanto mengatakan terus berupaya memberikan yang terbaik dalam mendukung program pemerintah yakni merdeka belajar.

“Kita terus berupaya saat ini sekitar 80 persen guru-guru di Pringsewu yang mengakses platform ini. Dan akan terus ditingkatkan,” ujarnya. (*)

BACA JUGA :  Komisi X DPR RI dan Pemkab Pesawaran Siapkan 3 Sekolah Penggerak

Comment