Tiga Bank Syariah Merger, Pengamat Ekonomi : Ini Langkah Strategis Bank Syariah

BL News, Bandarlampung – Bank Syariah Indonesia (BSI) adalah nama bank yang dipilih hasil dari merger 3 Bank BUMN.

Ketiga bank tersebut yakni BRI Syariah, Bank Mandiri Syariah, dan BNI Syariah. Ini merupakan sejarah bagi BSI, menjadikannya sebagai Bank Syariah plat merah terbesar di Indonesia.

Pengamat ekonomi Universitas Lampung, Asrian Hendi Cahya menilai, penggabungan ketiga Bank tersebut sebagai langkah strategis untuk pengembangan Bank Syariah (ib) di Indonesia.

BACA JUGA :  Silaturahmi Perantauan Lampung, 20 UKM Terima Uang Pembinaan Rp 200 Juta

“Penggabungan (merger) ini dapat menjadi lebih besar skala usahanya, dan nantinya BSI dapat membuka cabang di luar negeri,” kata Asrian, Selasa (2/2/2021).

“BSI Dapat melayani pembiayaan sampai skala besar, sehingga pasar lebih luas, konsolodsi aset dan manajemen dapat meningkatkan efisiensi,” lanjutnya.

Baca Juga : Viral WhatsApp Iklan di Instagram

Langkah merger ini, menurutnya akan mampu meningkatkan daya saing BSI dari perbankan nasional lainnya.

BACA JUGA :  5 Bisnis Bertahan Saat Pandemi Melanda

“Ini modal yang bagus untuk meningkatkan daya saing.  Dengan demikian usaha untuk meningkatkan pangsa pasar IB terhadap perbankan nasional,” kata dia.

Diketahui, BRIsyariah resmi menjadi entitas penerima penggabungan (Surviving entity) dari ketiga bank BUMN tersebut.  Diperkirakan total aset ketiga bank mencapai Rp207 triliun ketika prosesnya selesai pada 2021. (*)

Comment