Perampok Bank Arta Kedaton Makmur Positif Pakai Narkoba, Polisi Temukan ‘Bong’ dan Sajam di Rumah Heri Gunawan

Bank Arta Kedaton Makmur
Perampokan Bank Arta Kedaton Makmur saat dikunjungi Kabid Humas Polda Lampung, Foto: Istimewa

Rotasi.id – Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung menemukan alat hisap bong, satu buah celurit, satu buah sangkur di rumah tersangka perampok Bank Arta Kedaton Makmur, Heri Gunawan (42), dan hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan hasil positif narkoba.

Hal ini disampaikan Kapolda Lampung Irjen Pol Akhmad Wiyagus melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Sabtu (18/3/2023). Pandra menjelaskan, bahwa Polda Lampung khususnya Ditkrimum Polda Lampung dibawah Pimpinan Kombes Pol Reynold Hutagalung membackup penyidikan kasus curas menggunakan senpi yang ditangani oleh satuan Reserse kriminal Polresta Bandarlampung.

Sebelumnya, Kabid humas telah melakukan konfrensi pers dan menjelaskan peristiwa kejadian kasus curas yang menggunakan senpi oleh tersangka Heri Gunawan, berawal ketika Satpam Perbankan Bank Arta Kedaton Makmur atas nama Tito Alexander bersama seorang Teler atas nama Angnes hendak mengambil uang di Bank Mayora.

BACA JUGA :  Pemprov Lampung Rampungkan Pembagian DBH Rp 1,2 Triliun

Setelah mengambil uang di Bank Mayora tersebut dan kembali ke Bank Arta Kedaton dengan di Kawal Satpam Bank Mayora atas nama Kismanto. Kemudaian tiba – tiba datang seorang pelaku datang merebut tas yang dipegang satpam atas nama Tito Alexander.

Dan terjadi tarik menarik antara pelaku dengan Tito dan dibantu satpam Bank Mayora atas nama Kismanto, Kemudian Pelaku mengeluarkan senjata Air Softgun di balik baju langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah satpam Tito.

“Mengenai perut samping sebelah kiri, lalu menembakkan kembali ke Kismanto dan mengenai tangan sebelah kanan dan perut sebelah kanan,” ujar Kabid Humas.

Kemudian, saat pelaku hendak kabur dengan membawa tas, lalu di hadang saudara Rendy lalu kemudian membekap pelaku dan merebut senjata Air Softgun yang dibawa pelaku.

“Sesaat kemudian terjadilah pergumulan antara pelaku dengan saudara Rendy, tiba – tiba datang saudara Hance dengan bermaksud ingin membantu saudara Rendy malah tertembak oleh pelaku mengenai dada sebelah kanan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Catatan KPPU Kanwil II Sepanjang 2022, Berikut Penjelasannya!

Kemudian Senjata air softgun yang dipegang pelaku berhasil direbut, dengan dibantu nasabah, karyawan dan warga sekitar pelaku berhasil diamankan.

Pandra mengatakan, akibat dari kejadian tersebut 3 (tiga) orang menjadi korban akibat luka tembak, yaitu, Tito Alexander (36 TH) satpam Arta Kedaton, warga Jagabaya, mengalami Luka tembak perut samping sebelah kiri.

Kemudian, Kismanto (41 TH) warga Kota Karang, mengalami luka tembak Pada bagian perut Kanan dan tangan sebelah kanan, dan korban ketiga Hance Chandra (42 TH) warga perum Puri Hijau, mengalami Luka tembak bagian pada dada kanan.

Hasil penyelidikan awal, 1 (satu) orang pelaku berhasil di identifikasi bernama HG, warga Tanjung Karang Timur. “Saat ini Polisi tengah intensif melakukan pemeriksaan Pelaku dan saksi – saksi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Viral! Geng Motor Kembali Buat Onar di Lungsir, Satu Warga Kena Bacok

Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita barang bukti 1 (satu) unit motor Honda Vario warna merah, 2 (dua) pucuk senjata api Softgun jenis Revolver dan Glock.

“Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali, Polda Lampung berharap agar masyarakat, menghubungi polisi terdekat, atau Call center polisi 110 dan mendownload aplikasi Polri Super Apps, dalam aplikasi tersebut masyarakat dapat dengan mudah meminta bantuan Polri jika sewaktu-waktu ada kejadian tindak pidana di wilayahnya,” tutup Kabid Humas (*)

Comment