Atlet Cabor Dance Sport Porprov IX 2022 Pertanyakan Kekurangan Medali, Begini Jawaban Ketua IODI Lampung

Rotasi.id – Atlet cabang olahraga Dance Sport dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Lampung 2022 mempertanyakan kekurangan medali yang belum diserahkan.

Padahal, even olahraga tahunan tersebut telah berakhir hampir 4 bulan lamanya. Namun, sayangnya sampai saat ini belum ada kejelasan kapan medali tersebut akan diserahkan ke atlet-atlet Kontingen Bandarlampung tersebut.

“Saya memenangkan 2 kategori, namun baru 1 medali yang diterima,” ungkap salah satu atlet yang meminta namanya disembunyikan.

Ia mengatakan, sudah berusaha menanyakan kepada pihak panitia maupun Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Lampung terkait kekurangan medali yang diraihnya.

“Saya juga tanya ke kontingen Tanggamus, ternyata mereka juga belum mendapat medali secara lengkap,” ujarnya.

BACA JUGA :  BPKAD Lampung Tampilkan Beragam Prestasi Pengelolaan Keuangan di Stan PRL

Sementara, Ketua IODI Bandarlampung, Mungliana mengatakan ini adalah ranah dari Pengprov IODI Lampung.

Ia berkilah, kekurangan medali ini merupakan kesalahan teknis dan sudah dibicarakan dengan tingkat provinsi.

“Untuk urusan lebih detail silahkan menghubungi Bung Feri,” tutup dia.

Terpisah, Ketua IODI Lampung, Feri Frisal Parinusa mengakui ada kekurangan dalam penyerahan medali di cabor yang relatif baru ini.

Ia menyebutkan, sudah selesai mempersiapkan kekurangan medali tersebut sejak awal Bulan Februari 2023.

Namun, terkendala karena pembagian medali tersebut berbarengan dengan sosialisasi gerakan baru yang nantinya diperagakan serentak se-Lampung.

BACA JUGA :  Sukses Bedah Kembar Siam Perdana di Lampung, Gubernur Berikan Apresiasi Seluruh Jajaran RSUDAM

“Kita biar serempak membagikannya tidak bolak balik jadinya dibagikan saat bersamaan dengan acara itu, namun karena pelatih belum menguasai gerakan tersebut sehingga kita undur,” kata dia.

Ia menargetkan, seluruh pembagian 11 medali emas dan 1 perunggu se Lampung akan diselesaikan pada Bulan Mei 2023.

Ia menegaskan silahkan menghubunginya apabila masih ada atlet-atlet yang ingin mendapatkan penjelasannya.

Selain itu, ia juga mengaku telah memberikan informasi ke masing-masing ketua IODI se Provinsi Lampung untuk menjelaskan ke atlet masing-masing untuk bersabar menunggu pembagian kekurangan medali.

BACA JUGA :  Mantan Guru SMP Kenang Rahmat Mirzani Djausal: "Cerdas, Berakhlak, dan Aktif"

“Barangnya sudah ada tinggal distribusi, kalau masih ada atlet yang menanyakan itu, berarti atlet itu belum mengetahui atau belum mendapat informasi dari para ketuanya,” katanya. (*)

Comment