Rotasi.id – Beberapa warga disekitar Jalan Tupai Gang Komado 4, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung Karang Barat mengeluhkan adanya usaha Raja Pempek yang berpotensi mencemari lingkungan sekitar wilayah tersebut.
Salah satunya bau ikan tidak sedap mencemari udara yang tercium radius puluhan meter di sekitar gang tersebut.
Selain itu, warga juga mengkhawatirkan pembuangan limbah nantinya akan mencemari lingkungan sekitar.
“Kami sebenarnya tidak mempermasalahkan usaha itu, tapi bau nya dan lalat pada berkerumun disekitar tong sampah, ” ujar salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.
Selain itu, ia menyesali pembuatan limbah industri yang justru membuat khawatir akan mencemari sumur warga sekitar.
“Saya sudah belasan tahun tinggal disini, jangan aja mencemari sumur gara-gara limbah mereka,” keluhnya.
Berdasarkan investigasi lapangan, repoter Rotasi.id menemukan tumpukan sisa sisik ikan yang berserakan yang menimbulkan bau tak sedap serta mengundang lalat berkerumun di sekitar tong sampah.
Menanggapi keluhan beberapa warga, Ahmad Dohari selaku pemilik usaha Raja Pempek memberikan keterangan terkait adanya keluhan beberapa warga.
Ia mengaku memiliki izin usaha secara sah dan saat ini sedang mengurus IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung.
“Saya membangun tempat pembuangan limbah dan memenuhi prosedur tentang IPAL, soal ijin DLH sudah diurus kemungkinan Senin depan jadi,” kata dia.
Terkait ke khawatiran warga terkait limbah yang di menimbulkan bau tak sedap dan memimbulkan kerumunan lalat ia tidak menampik masalah tersebut.
“Untuk itu memang ada kekeliruan, tetapi kedepannya tidak ada lagi karena sudah menyiapkan pembuangan yang ada di dalam pabrik serta kedap udara tidak menimbulkan bau lagi,” terang dia.
Ia berharap melalui keluhahan ini bisa terselesaikan dengan baik sehinggga warga sekitar tidak lagi khawatir akan mencemari lingkungan.
“Saya terbuka apabila ada yang ingin mengkritik dan membuka jalur komunikasi apabila ada keluhan karena kami ingin usaha berkelanjutan dan memberi dampak positif bagi orang lain,” tandasnya. (*)












Comment