Puluhan Kendaraan Luar Lampung Terjaring Razia Covid-19

Warga Asal Serang Banten Terjaring Razia Covid-19
Warga Asal Serang Banten Terjaring Razia Covid-19

Bandarlampung – Sekitar puluhan kendaraan plat luar daerah Lampung berhasil terjaring razia Covid-19 dalam operasi penyekatan Tugu Raden Intan, Hajimena, Minggu (23/5/2021).

Hasil dari penyekatan tersebut, sekitar 9 orang melakukan Rapid Tes Antigen karena tidak membawa surat hasil negatif dari kota asal.

Ketua Regu Satgas Penyekatakan Pos Tugu Raden Intan, Sersan Satu (Sertu) Sudarmono, mengatakan bahwa melakukan penyekatan ini untuk mengantisipasi penyebarluasan Covid-19 di wilayah khususnya di Bandarlampung.

Menurutnya, terdapat sekitar 25 kendaraan yang berasal dari luar Lampung berhasil diberhentikan untuk diminta surat keterangan hasil negatif Covid -19.

BACA JUGA :  Proyek Ibukota Negara Lanjut, TNI dan Polri Penghuni Pertama

“Kendaraan luar didominasi oleh Plat Palembang, Jakarta, dan Serang,” kata dia.

Ia menambahkan, terdapat sekitar 2 kendaraan yang diperintahkan untuk putar balik karena tidak membawa surat keterangan hasil negatif dari Rapid Test atau Swab.

Sementara, petugas dari Dinkes Bandarlampung, Indra, mengatakan apabila tidak bisa menunjukan surat maka akan dilakukan Rapid Test Antigen.

Kemudian, berdasarkan 25 kendaraan yang diberhentikan tersebut, hanya satu kendaraan yang membawa surat keterangan hasil negatif Rapid Test.

BACA JUGA :  Ini Peraturan PPKM Level 4, Bagi Pemilik Usaha Rumah Makan dan Kafe Skala Kecil

“Hari ini ada sekitar 9 orang yang berasal dari luar daerah yang dilakukan test, Alhamdulilah semuanya hasilnya negatif Covid-19,” kata Indra. (*)

Ia menambahkan, apabila ada yang dinyatakan positif Rapid Test maka segera membawa ke Wisma Haji, Rajabasa Bandarlampung.

Diketahui, petugas gabungan pos penyekatan terdiri dari TNI Angkatan Darat (AD) 5 orang, Marinir 4 orang Polisi 2 Orang, Dinas Perhubungan Bandarlampung 2 orang, Satpol PP 3 orang, Dinas Kesehatan Bandarlampung 3 orang. (*)

BACA JUGA :  Cegah Varian Delta, Ini Kata Dokter Reisa

Comment