Pasar Cimeng Terbakar, Korban Menduga Korsleting Listrik

Bandarlampung – Sejumlah lima kios di depan pasar Cimeng terbakar sekitar pukul 20:30 WIB. Dugaan sementara kebakarakan berasal dari korsleting listrik yang berada disalah satu kios tersebut.

Berdasarkan pantauan Bisnislampung, Jumat (7/5/2021) malam, api menghanguskan lantai satu dan lantai dua kios tersebut.

Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana bertindak cepat dengan mengujungi lokasi kejadian persis di depan Pasar Cimeng, Gedung Pakuon, Telukbetung Selatan.

Dia mengatakan, turut prihatin terhadap musibah yang menimpah Dayat. Oleh sebab itu, Bunda Eva akan menginstruksikan kepada Dinas Sosial Bandarlampung untuk meninjau secara langsung, serta memberikan santunan kepada korban kebakaran tersebut.

BACA JUGA :  Bank Lampung Lantik Ahmad Jahri Sebagai Direktur Bisnis

“Pemkot akan memberikan bantuan kepada Pak Dayat,” ujar Bunda Eva.

Sementara, Dayat mengatakan, awalnya tidak mengetahui kebakaran tersebut.

“Saya keluar sekitar jam 20:00 WIB dan belum terjadi apa-apa,” ujar dayat sapaan akrabnya.

Setelah Dayat kembali, ternyata asap di lantai dua kios tersebut telah membumbug tinggi. Kemudian Dayat mencoba untuk membuka kiosnya nya yang berada di lantai satu.

“Ternyata api sudah menyebar di lantai satu,” ungkap Dayat.

BACA JUGA :  BLT PKL Rp1,2 Juta Segera Cair, Ini Syaratnya

Sementara, Kepala BPBD Bandarlampung Syamsul Rahman mengatakan,  personil BPBD Bandarlampung bertindak cepat memadamkan api dengan mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran.

“6 Unit Damkar, dan 4 unit mobil penyuplai air total 10 mobil kita kerahkan dengan menerjunkan 45 personil,” kata dia.

Saat ini, seluruh api telah berhasil dipadamkan dengan perkiraan sekitar 1 jam 30 menit. Beruntung, dalam musibah ini, tidak terjadi korban jiwa.

Ia mengatakan belum mengetahui persis dugaan sementara awal terjadinya kebakarakan ini.

BACA JUGA :  Hari Buruh Internasional, Buruh Lampung Pinta UU Cipta Kerja Dicabut

“Kalau pengakuan korban dari gudang sosis diduga konsletingnya,” ujar dia. (*)

Comment