oleh

Menaker : Pengusaha Wajib Bayar THR H-7 Lebaran

Rotasi.ID – Pengusaha wajib membayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Hal ini disampaikan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah saat mengadakan konferensi pers secara virtual, Jumat (8/4/2022).

“THR keagamaan merupakan pendapatan upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau buruh paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” kata Ida.

BACA JUGA :  Tingkatkan PAD, Bank Lampung dan Pemkot Metro 'MoU' Manfaatkan Tapping Box

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengatur pemberian THR 2022 dengan menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/IV/2022 tanggal 6 April 2022 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2022 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“Dan di Surat Edaran ini juga menjelaskan tentang jenis-jenis status pekerja yang berhak atas THR yaitu pekerja PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu), buruh harian, pekerja rumah tangga, pekerja outsourcing, tenaga honorer dan lain-lain,” sebutnya.

BACA JUGA :  Wamen BUMN II Hadiri Peletakan Batu Pertama Bakauheni Harbour City

SE tersebut, lanjut Ida, mewajibkan pengusaha untuk memberi THR sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan, dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja atau Buruh di Perusahaan.

“Mewajibkan pengusaha untuk memberi THR sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tandasnya. (*)

BACA JUGA :  Jokowi Tetapkan Cuti Bersama Lebaran 2022, Ini Aturannya

 

Sumber : detik.com

Komentar