Buka Setiap Hari, Ini Lokasi Gerai Vaksinasi Polda Lampung

vaksinasi
Kabid Humas Polda Lampung, Zahwani Pandra Arsyad, Foto: Istimewa

Bisnislampung.comPolda Lampung dan Polres jajaran serta Polsek gencar menggelar vaksinasi covid-19 bagi masyarakat. Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung program pemerintah terkait percepatan vaksinasi covid-19 di Provinsi Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad membeberkan, data harian Gerai Vaksin Presisi dari Biro Operasi (Ro ops) Polda Lampung pada hari Sabtu tanggal 9 Oktober 2021 terdapat 7 lokasi gerai vaksin Presisi yang tersebar di wilayah Provinsi Lampung.

Pandra mengungkapkan, saat ini tenaga vaksinator sebanyak 77 orang terdiri dari tim medis Polri dan tim medis dari Dinas Kesehatan di Lampung.

BACA JUGA :  Jaring Atlet Muda Berbakat, PWI dan Percasi Lampung Gelar Turnamen Catur

“Update pertanggal 9 Oktober, Polda Lampung dan Polres jajaran melalui Gerai Vaksin Presisi telah melakukan vaksinasi terhadap masyrakat sebanyak 1.160 orang,” kata Pandra, Minggu (10/10/2021).

Lanjut Pandra, untuk masyarakat se-Provinsi Lampung yang belum di vaksin, baik dosis satu maupun dosis kedua, silahkan mendatangi langsung gerai-gerai vaksin yang digelar baik oleh Polda, Polres dan Polsek.

Kemudian, gerai-gerai vaksin yang diadakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/kota dan gerai-gerai vaksin yang diadakan oleh Korem Gatam beserta jajarannya hanya dengan membawa fotocopy KTP atau Kartu Keluarga (KK) bila masyarakat belum memiliki KTP.

BACA JUGA :  Jokowi Warning Tiga Kabupaten di Lampung, Soal Peningkatan Kasus Covid

“Gerai-gerai vaksin Presisi kita buka setiap hari dari Senin – Minggu dimulai dari pukul 08.00 wib sampai selesai, hal ini dilakukan untuk percepatan vaksinasi di Provinsi Lampung“, imbuh Pandra.

Berikut lokasi gerai vaksin Presisi Polda Lampung hari Senin 11 Oktober 2021:

1. Rumah Sakit Bhayangkara.
2. Graha Wangsa.
3. Markas Polair
4. Masjid Jami Sukarame
5. Universitas Saburai
6. SPN Kemiling. (*)

BACA JUGA :  Viral Protes PPKM, Dinar Candy Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp 5 Miliar

Comment